“Tiga Menit Terakhir”

Review Buku “Tiga Menit Terakhir”

(review oleh Yasmine)



Pengenalan Buku

Buku “Tiga Menit Terakhir” karya Paul Davies adalah buku yang membahas mengenai kemungkinan akhir dari alam semesta atau yang sering disebut “kiamat” berdasarkan pengetahuan fisika dan beberapa teori kosmologi. Bukan hanya tentang kemungkinan musnahnya alam semesta, Buku ini juga membahas tentang awal mula terciptanya alam semesta ini, serta membahas banyak teori-teori yang bisa kita pelajari lebih dalam.

Deskripsi Singkat Buku “Tiga Menit Terakhir”

Judul Buku: Tiga Menit Terakhir
Penulis: Paul Davies
Cover: softcover
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Cetakan: pertama - Juli 2020
               kedua - November 2022
               ketiga - April 2024
Jumlah Halaman : xii + 189 halaman
ISBN: 978-602-481-438-0

Buku ini mempunyai penjelasan yang didasarkan oleh teori fisika modern. Ada beberapa bab yang terdapat dalam buku ini, yaitu:
BAB 1 - KIAMAT
BAB 2 - ALAM SEMESTA YANG SEKARAT
BAB 3 - TIGA MENIT PERTAMA
BAB 4 - KEMATIAN BINTANG
BAB 5 - SENJAKALA
BAB 6 - MENIMBANG ALAM SEMESTA
BAB 7 - SELAMANYA ADALAH WAKTU YANG LAMA
BAB 8 - KEHIDUPAN DI JALUR LAMBAT
BAB 9 - KEHIDUPAN DI JALUR CEPAT
BAB 10 - KEMATIAN MENDADAK - DAN KELAHIRAN KEMBALI
BAB 11 - DUNIA TANPA AKHIR?

Review Buku Tiga Menit Terakhir

Buku ini memberikan banyak informasi dan telah menjawab banyak pertanyaan saya mengenai alam semesta. Buku ini diawali dengan skenario salah satu kemungkinan kiamat yang didasari oleh prediksi bahwa komet Swift-Tuttle akan menabrak bumi pada tanggal 21 Agustus 2126. Skenario yang berada di awal buku tersebut sudah menarik perhatian saya tentang buku ini. Saya juga mendapatkan satu fakta dibuku ini yang cukup menarik (setidaknya bagi saya). Pernahkan anda berpikir mengapa langit terlihat gelap padahal ada banyak sekali bintang yang tak terhitung diluar sana? bukankah bintang bintang redup yang tidak berhingga jumlahnya akan menjadi cahaya yang terang?. Ternyata kecerlangan bintang berkurang seiring dengan bertambahnya jarak. Di jarak dua kali lebih jauh, kecerlangan suatu bintang  akan menjadi seperempatnya, dan proses itu akan terus menerus. Bintang dekat akan menghalangi bintang yang lebih jauh jika berada di garis pandangan yang sama. Sebenarnya, masih ada banyak penjelasan tentang pertanyaan ini, jadi jika anda tertarik untuk mengetahui jawaban dan penjelasan yang lebih lengkap, anda dapat membeli buku ini. 

Paul Davies, penulis dari buku ini terinspirasi dari suatu buku karya Steven Weinberg berjudul "The First Three Minutes" yang membahas penciptaan alam semesta (Teori Big Bang). Jadi Paul Davies menulis sebuah buku sebagai kelanjutan atau cerminan dari buku "The First Three Minutes"

Menurut saya, jika anda bukan penggemar science, mungkin akan ada banyak atau beberapa kata yang tidak akan bisa langsung dipahami oleh anda. Karena saya sendiri sebenarnya bukan penggemar besar science, namun saya tertarik dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta atau luar angkasa. Oleh karena itu, saya membeli buku ini. Ketika saya membaca buku ini, saya merasa sedikit kesusahan untuk mengerti beberapa penjelasan. Tetapi di sisi terangnya, saya mendapatkan banyak pengetahuan dan teori teori tentang luar angkasa.

Buku ini dijual dengan harga 80.000 di Pulau Jawa, dan direkomendasikan untuk orang yang berusia di atas 15 tahun.



Comments